Meritagehighlands.com – Australia mengeluarkan notifikasi resmi mengenai temuan dua kasus campak pada warga negara asing yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) merespons langkah ini dengan mengintensifkan surveilans dan vaksinasi tambahan di dalam negeri.
Menurut Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, dr. Andi Saguni, notifikasi tersebut diterima melalui International Health Regulation (IHR) pada Februari 2026. Tindakan cepat diambil untuk mengatasi masalah ini, termasuk penguatan deteksi dini dan peningkatan program imunisasi.
Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memperkuat upaya pencegahan, khususnya di daerah-daerah yang tercatat sebagai lokasi dengan beban kasus campak tertinggi. Upaya ini dilakukan untuk melindungi anak-anak dan masyarakat dari potensi wabah penyakit campak yang lebih luas.
Andi menjelaskan, “Kami telah melakukan langkah-langkah strategis untuk mitigasi, termasuk meningkatkan imunisasi campak tambahan bagi anak-anak sekolah, terutama di area yang berisiko tinggi.” Penanganan terkoordinasi ini diharapkan dapat mencegah penyebaran lebih lanjut dan menjamin kesehatan masyarakat.
Dari temuan ini, Kemenkes mengklarifikasi bahwa pengawasan terhadap kasus campak akan terus diperkuat. Langkah-langkah preventif dan responsif diharapkan dapat menjaga kesehatan masyarakat serta mengurangi risiko penyebaran penyakit tersebut.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/02/bandara-Tns8_large.jpg)