Meritagehighlands.com – Melalui program Cek Kesehatan Gratis, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa sekitar 10% anak di Indonesia mengalami masalah kesehatan jiwa, yang sebagian besar disebabkan oleh penggunaan media sosial secara berlebihan. Pernyataan ini disampaikan saat acara yang diadakan terkait dengan upaya peningkatan kesehatan mental anak, yang berlangsung pada Minggu (15/3/2026).
Budi menekankan bahwa temuan ini merupakan hasil dari data yang dihimpun melalui program kesehatan yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan. Kementerian mencatat, hampir satu dari sepuluh anak yang menjalani pemeriksaan menunjukkan tanda-tanda masalah kesehatan jiwa. Hal ini menjadi sorotan penting, terutama dalam konteks meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan anak-anak dan remaja.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, bukan hanya anak-anak yang terindikasi mengalami masalah kesehatan jiwa. Ratusan ribu anak lainnya juga menunjukkan gejala kecemasan dan depresi. Budi menegaskan, “Ini adalah alarm serius bagi kita semua,” mengingat dampak yang dapat ditimbulkan dari kondisi tersebut terhadap perkembangan anak di masa depan.
Media sosial, yang menjadi salah satu penyebab utama, dapat memberikan dampak negatif jika digunakan secara berlebihan. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan pendidik untuk lebih waspada dan memberikan perhatian terhadap pola penggunaan media sosial anak.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan memberikan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan. Dengan langkah ini, diharapkan angka masalah kesehatan jiwa di kalangan anak di Indonesia dapat diminimalisir dan ditangani dengan lebih baik di masa mendatang.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/03/ibu_dan_anak-BHC0_large.jpg)