Site icon meritagehighlands.com

Akademisi UI Sarankan Keterbukaan Data Saham untuk Bangun Kepercayaan Investor

[original_title]

Meritagehighlands.com – Peningkatan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia menjadi sorotan utama setelah akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Buddi Wibowo, menekankan pentingnya keterbukaan data kepemilikan saham. Dalam keterangannya di Jakarta, Buddi mengatakan bahwa integritas pasar sangat krusial untuk menarik investasi, dan transparansi informasi mengenai struktur kepemilikan saham merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Buddi juga mengungkapkan bahwa dengan adanya keterbukaan data, otoritas dan pelaku pasar dapat lebih mudah mengenali struktur kepemilikan saham, termasuk pihak-pihak yang mungkin memengaruhi pergerakan harga secara tidak wajar. Ia menegaskan bahwa langkah ini akan menghalangi calon pelaku manipulasi harga saham karena identitas mereka dapat terdeteksi.

Seiring dengan pernyataan ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkenalkan dua inisiatif baru untuk memperkuat transparansi pasar. Inisiatif ini diumumkan setelah pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan mencakup penambahan informasi status afiliasi dalam publikasi data pemegang saham serta rencana pengeluaran saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Buddi juga mencatat pentingnya adanya kejelasan dalam tahapan pelaksanaan reformasi agar investor dapat menilai perkembangan tata kelola pasar modal dengan lebih terukur. Pasar modal Indonesia saat ini berada dalam masa perubahan signifikan, termasuk pelaksanaan demutualisasi BEI, yang diharapkan dapat memperkuat daya tarik pasar.

MSCI saat ini sedang mengkaji kemungkinan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia, yang dapat berimplikasi pada investasi global. Penguatan keterbukaan informasi dipandang sebagai langkah penting untuk menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor global.

Exit mobile version