Meritagehighlands.com – Kasus keracunan makanan terjadi di SMAN 1 Rembang, Jawa Tengah, mengakibatkan 105 siswa dan delapan guru mengalami gejala seperti diare dan mual setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 24 September 2026. Menu yang disajikan terdiri dari nasi, bakwan jagung, dan pentol bumbu Bali. Kondisi tersebut membuat Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan mencopot kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menghentikan operasional penuhi gizi di sekolah tersebut.
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menyampaikan keprihatinan mengenai insiden ini. Ia memaparkan bahwa meskipun telah dilakukan upaya pencegahan, masih ada pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengakibatkan keracunan. Saat ini, pihak BGN melakukan investigasi mendalam terkait kelayakan dapur dan personel yang terlibat dalam penyajian makanan.
Ketut menegaskan bahwa langkah tegas akan diambil terhadap SPPG yang terbukti melanggar SOP demi keselamatan penerima manfaat. Penghentian operasional ini bersifat sementara, masa suspensi diberlakukan selama 30 hari, dan jika perbaikan tidak dilakukan, penutupan permanen dapat dilakukan.
Menurut Kepala SMAN 1 Rembang, Endang Sri Lestari, semua pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan harus bertanggung jawab dan memastikan keamanan makanan yang disajikan. Seiring menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan, pihak sekolah berharap penanganan ini dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.